Pages

Tampilkan postingan dengan label Tips & Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips & Trik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Februari 2018

#BeKindwithEarth : 5 Pilihan Upcycle Projects Keren

Assalamualaikum ●ᴥ● 

Kembali lagi di posting Be Kind with Earth part 2, hari ini ingin share beberapa Upcycle Projects yang menurutku keren, mudah untuk dibuat, dan  semuanya bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. By the way, semua upcycle projects ini aku cari di website craftgawker.com. Rasanya semua tersebut ingin banget aku praktikkan dikemudian hari (entah kapan sempatnya haha, yang penting sudah bertekad :D).

Sabtu, 20 Januari 2018

Be Kind with Earth #1

Assalamualaikum ●ᴥ●
 
Di postingan kali ini aku ingin membahas topik yang sebenarnya sudah banyak dibicarakan (terutama bagi pemerhati lingkungan), tetapi terus tenggelam seiring dengan adanya berita politik dan gosip-gosip artis #wkwkwk, yaitu SAMPAH. Sudah tidak asing bahwa sampah masih menjadi salah satu permasalahan di Indonesia, terutama di kota besar yang merupakan penghasil sampah terbesar.

Bahkan menurut Bapak Sandiaga Uno (dikutip dari Tempo.co) jumlah sampah di DKI Jakarta melebihi pertumbuhan ekonomi. Pada tahun 2017, jumlah sampah yang dihasilkan oleh warga Jakarta mencapai 6000 ton per hari. Itu hanya di Jakarta lho, belum di kota-kota lainnya dan tentunya sumber sampah tidak hanya berasal dari warga tetapi juga dari perusahaan, rumah sakit, home industry, dan lain-lain.

Senin, 25 Desember 2017

Definisi Skincare yang Sesungguhnya

Assalamualaikum ●ᴥ●

Hai... Maafkan apabila aku jarang untuk posting di blog. Salah satu resolusiku untuk tahun 2018 adalah lebih sering membuat post bermanfaat di blog. Nah kali ini aku sedikit sharing mengenai skincare yang telah aku gunakan selama tahun 2017. Sedikit flashback  bahwa sebelumnya aku tidak begitu tertarik dengan dunia skincare karena bunda ku berkata jangan menggunakan produk yang macam-macam, nanti membuat kulit rusak dan cepat keriput. Sehingga pada saat itu memang kulitku kusam dan banyak bruntusan, terutama di daerah dahi. Kemudian pada bulan Februari 2017 aku mengikuti KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang diadakan kampusku, tinggal dengan mbak-mbak yang concern dengan skincare dan makeup, akhirnya aku pun tergoda. Dan pilihanku jatuh pada merk The Body Shop karena memang dari dulu aku sudah tertarik dengan produk-produknya yang mengusung tema Animal testing free. Untunglah aku memiliki tabungan (karena memang harganya kurang ramah bagi kantong mahasiswa), dan aku pun membeli beberapa produknya. Alhamdulillah sangat cocok bagi kulitku! Dan akhirnya mencoba merk lain yang sekiranya cocok dengan tipe kulitku yang oily-sensitive.

Jumat, 22 Juli 2016

Tips dan Trik: Jadi Pembawa Materi di Berbagai Acara

Assalamu'alaikum ●ᴥ●

Gimana kabar perut? Udah semakin buncit? #eeh, maksudnya bagaimana kabarnyaa? semoga baik-baik aja ya di bulan Syawal ini.

Pernah nggak sih jadi pembawa materi di sebuah acara? contoh mudahnya nya penyuluhan, sidang skripsi, ataupun presentasi di depan rekan kerja. Nah, kali ini aku mau share pengalaman jadi pembawa materi di beberapa acara formal maupun semiformal, baik penyuluhan, presentasi proposal PKM (Program Kreativitas Mahasiswa), dan diskusi umum.


Kalau bicara membawakan materi yang pertama difikirkan (selain substansi materi itu sendiri) adalah sasaran yang akan diberikan materi. Disamping itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan juga. Antara lain:
1. Kepercayaan Diri
Percaya diri, harus! Tapi jangan terlalu ke-PD an (sumber)

Tampil di depan umum atau dewan juri tapi kamu nggak percaya diri? Percuma. Baik di acara yang sederhana, contohnya arisan sampai acara bergengsi kalau kamu nggak punya rasa percaya diri materi yang kamu bawakan pasti jadi berantakan, baik susunan kata, cara bicara, mimik muka, dll.

Oleh karena itu, sebelum mempersiapkan semuanya, latih kepercayaan diri kamu. Kalau aku biasanya ngomong di depan cermin atau merekam materi yang akan dibawakan kemudian didengarkan lagi. Dengan cara itu aku dapat mengevaluasi dan melatih kemampuan bicaraku. Nah, kalau bicaranya dilihat udah tjakeup, didengar udah enak, otomatis akan menambah rasa percaya diri. Bye-bye minder!

2. Dress Code alias Kostum
Naaah, kalau udah PD (Percaya Diri), masuk ke poin selanjutnya. Walaupun ada pepatah bilang "don't jugde book by the cover" tapi penampilan juga salah satu poin penting lhoo. Seperti saat presentasi MONEV eksternal PKM, satu tim diwanti-wanti (disarankan) memakai dress code yang sama. Tujuannya apa? Nah, karena bentuknya tim, dress code yang sama bertujuan untuk memperlihatkan kekompakan tim tersebut. Flashback aja, kemarin timku memakai atasan batik dengan almamater, bawahan bahan kain berwarna hitam dan memakai sepatu pantofel (bener nggak nulisnya?) dan yang berkerudung memakai kerudung hitam.
 
Dress code juga perlu memperhatikan tema acara. Kalau acaranya formal, otomatis pakaian yang digunakan juga formal. Sebaliknya, kalau acaranya semi formal atau santai pakaian bisa bebas, asal sopan. Tergantung acaranya juga sih...

3. Be Yourself!
Boleh terinspirasi cara bicara, logat, maupun ekspresi orang lain, misal reporter terkenal atau artis. Tapi jangan lupa JADILAH DIRIMU SENDIRI. Nada bicaramu lantang (misalkan), eh kamu mengikuti gaya bicara artis A yang lembut dan menye-menye. Pasti hasilnya jadi jelek, because it's not you.
"Artis A kalau ngomong intonasinya bagus ya, bahasanya santun. Ah coba deh aku aplikasikan saat jadi pembawa materi"
Dengan begitu, kamu akan tampil maksimal dan membuktikan pada dunia (ceilah) bahwa inilah dirimu :)

"Just be yourself, no one better" - Taylor Swift (sumber)